Pengertian Sejarah, Sumber, dan Ruang Lingkupnya

Datapengertian.com – Kita pastinya sudah tidak asing dengan istilah sejarah. Sebab sejak duduk di bangku Sekolah Dasar kita sudah diajarkan hal-hal tentang sejarah. Seperti sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) atau sejarah-sejarah lainnya.

Pastinya Anda mengetahui gambaran umum mengenai apa itu sejarah. Hanya saja tidak semua mengetahui definisi dari sejarah. Maka dari itu pada pembahasan kali ini mari kita ulas lebih dalam seputar pengertian sejarah, termasuk menurut pendapat para ahli.

Definisi Sejarah

Pengertian sejarah secara umum adalah suatu peristiwa atau kejadian yang sudah terjadi di masa lalu dan bisa diketahui lewat peninggalan-peninggalan pada masa tersebut. Selain itu sejarah juga bisa diartikan sebagai suatu cabang ilmu yang melakukan kajian secara sistematis mengenai seluruh perkembangan proses perubahan dan dinamika kehidupan masyarakat yang terjai di masa lalu.

Dalam sejarah, terdapat 3 aspek yang saling melengkapi satu sama lain. Berikut ketiga aspek tersebut:

  1. Masa Lalu, yaitu gambaran mengenai kehidupan manusia dan kebudayaannya di masa lampau. Melalui gambaran masa lalu maka generasi berikutnya akan dapat merumuskan hubungan sebab akibat terjadinya suatu peristiwa. Dan tidak semua peristiwa atau kejadian dapat tercatat dalam sejarah.
  2. Masa Kini, yaitu masa dimana manusia mengalami masa yang terbaru dan merupakan masa yang sangat penting karena dapat menentukan masa depan. Manusia di masa kini memakai sumber pemahaman dari peristiwa di masa lalu sebagai cerminan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
  3. Masa Depan, yaitu masa yang akan datang dimana segala sesuatu itu belum terjadi, dan segala sesuatu yang dilakukan pada masa kini akan mempengaruhi masa depan.

Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli

Beberapa ahli mengemukakan pendapat mengenai sejarah. Seperti Aristoteles, J.V. Bryce, Benedetto Croce dan lain sebagainya. Berikut adalah definisi sejarah menurut para ahli.

Aristoteles

Aristoteles mengemukakan pendapat bahwa sejarah adalah satu sistem yang meneliti satu kejadian sejak awal dan tersusun dalam bentuk kronologi. Di samping itu dalam kesempatan yang berbeda Aristoteles mengungkapkan bahwa sejarah adalah peristiwa-peristiwa masa lalu yang memiliki catatan atau bukti-bukti yang konkret.

J.V. Bryce

Menurut J.V. Bryce, definisi sejarah adalah catatan dari apa yang sudah dipikirkan, dikatakan maupun diperbuat oleh manusia.

Benedetto Croce

Sementara itu, pengertian sejarah menurut Benedetto Croce adalah rekaman kreasi jiwa manusia di semua bidang, baik teoritikal maupun praktikal. Kreasi spiritual tersebut senantiasa lahir dalam hati dan pikiran manusia jenius, budayawan, pemikir yang mengutamakan tindakan dan pemburu agama.

Moh Hatta

Sejarah bukan sekedar melahirkan cerita dari kejadian masa lalu sebagai masalah. Sejarah tidak sekedar kejadian masa lampau, tetapi pemahaman masa lampau yang di dalamnya mengandung berbagai dinamika, mungkin berisi problematika pelajaran bagi manusia berikutnya.

Ibnu Khaldun

Sejarah didefinisikan sebagai catatan tentang masyarakat umum manusia atau peradaban manusia yang terjadi pada watak/sifat masyarakat itu.

Moh. Yamin

Sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dibuktikan dengan kenyataan.

Kuntowijoyo

Sejarah menyuguhkan fakta secara diakronis, ideografis, unik, dan empiris. Bersifat diakronis karena berhubungan dengan waktu. Sejarah bersifat ideografis karena sejarah menggambarkan, menceritakan sesuatu. Bersifat unik karena berisi hasil penelitian tentang hal unik. Selain itu juga bersifat empiris artinya sejarah bersandar pada pengalaman manusia yang sungguh-sungguh.

W.J.S. Poerwodarminta dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia

Sejarah mengandung 3 pengertian, yaitu:
  1. Kesusasteraan lama, silsilah, dan asal-usul
  2. Kejadian yang benar-benar terjadi di masa lampau
  3. Ilmu pengetahuan

Sumber Sejarah

Setelah mengetahui pendapat para ahli mengenai pengertian sejarah, kini kita masuk pembahasan selanjutnya seputar sumber sejarah. Muhammad Yamin menerangkan bahwa sumber sejarah adalah kumpulan benda-benda kebudayaan sebagai bukti sejarah.

Sementara itu menurut Mohammad Ali sumber sejarah adalah semua hal yang bermanfaat bagi penelitian sejarah dari zaman purba sampai zaman sekarang. Baik itu mempunyai wujud maupun tidak berwujud.

Setidaknya ada tiga sumber sejarah. Seperti sumber lisan, sumber tulisan dan sumber benda. Berikut penjelasan lebih detail seputar ketiga sumber ini:

Sumber Lisan

Sumber sejarah yang berasal dari lisan berupa keterangan mengenai sejarah yang diperoleh dari pelaku sejarah atau saksi sejarah secara langsung. Misalnya keterangan dari seorang anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang pernah ikut bertempur.

Sumber Tulisan

Sumber sejarah yang berasal dari tulisan bisa berupa tulisan hasil peninggalan orang-orang di masa lampu. Contohnya adalah naskah, dokumen, babad, surat kabar dan lain sebagainya.

Sumber Benda

Untuk sumber sejarah yang berasal dari benda misalnya adalah benda atau artefak peninggalan dari zaman dahulu. Bisa berupa candi, patung, perhiasan, gerabah dan benda-benda lainnya.

Sumber Sejarah Berdasarkan Penyampaiannya

Sumber sejarah bisa diklasifikasikan berdasarkan urutan penyampaiannya. Untuk lebih jelas silakan simak pembahasan berikut.

Sumber Primer

Artinya sumber sejarah yang berasal dari peninggalan asli sejarah. Misalnya candi, piagam, prasasti dan lain sebagainya.

Sumber Sekunder

Sumber sekunder adalah tiruan dari benda aslinya atau sumber pustaka yang diperoleh dari para ahli sejarah yang menjelaskan mengenai sejarah suatu peradaban. Misalnya laporan penelitian atau terjemahan kitab-kitab kuno.

Sumber Tersier

Adalah berbagai buku sejarah yang dibuat berdasarkan laporan berbagai penelitian yang dilakukan para ahli tanpa dengan melakukan penelitian langsung.

Ruang Lingkup Sejarah

Ruang lingkup sejarah bisa diartikan sebagai batasan pemahaman mengenai sejarah sebagai ilmu pengetahuan. Ruang lingkup sejarah bisa dibagi menjadi beberapa macam, diantaranya:

Konsep Sejarah

Konsep sejarah merupakan bentuk kemampuan logika dalam menciptakan gambaran baru yang sifatnya abstrak berdasarkan kajian. Ada beberapa hal yang tergolong ke dalam konsep sejarah, antara lain:

  • Sejarah sebagai kisah

Artinya suatu narasi yang menerangkan mengenai cerita berdasarkan tafsiran, ingatan maupun kesan manusia.

  • Sejarah sebagai ilmu

Sejarah sebagai ilmu maksudnya adalah mempelajari sejarah dengan melakukan penelitian dan kajian terhadap cerita sejarah.

  • Sejarah sebagai seni

Artinya proses penulisan sejarah yang membutuhkan gaya bahasa, intuisi, imajinasi dan juga emosi.

Unsur Sejarah

Sejarah memiliki beberapa unsur penting. Setidaknya ada tiga unsur yang terkandung di dalamnya, yakni ruang, waktu dan manusia. Berikut penjelasan yang bisa disimak:

  • Ruang

Salah satu unsur sejarah adalah ruang. Ruang merupakan tempat terjadinya suatu kejadian yang menjadi bukti bahwa sejarah tersebut nyata.

  • Waktu

Merupakan unsur sejarah yang berhubungan dengan waktu terjadinya peristiwa bersejarah dan bisa menjelaskan kronologis dalam kajian sejarah.

  • Manusia

Merupakan unsur terpenting dalam sejarah. Alasannya setiap peristiwa sejarah berkaitan erat dengan manusia.

Hubungan Sejarah dengan Ilmu

Sejarah mempunyai hubungan yang erat dengan ilmu pengetahuan. Meski begitu keduanya punya perbedaan. Di bawah ini adalah penjelasannya:

  • Persamaan sejarah dengan ilmu

Keduanya memiliki dasar teori dan metode di mana dalam prosesnya dilakukan berdasarkan pengamatan, pengalaman dan penyerapan.

  • Perbedaan sejarah dengan ilmu

Sejarah terikat oleh beberapa hal, seperti waktu, tempat dan kekhususan. Lain halnya dengan ilmu pengetahuan yang tidak terikat dengan hal tersebut.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *